Saat masalah datang mencekik tidak salahkan jika kita berhenti sejenak? yaa sekedar menghilangkan sesak yang menghimpit. Putus asa itu ya jelas dilarang, bukan hal yang asing lagi. tapi jika ia bertandang bukan salah kita juga kan? Toh kita ini manusia. Kerap kali rasa kecewa dan terluka menjejali hati kita. Namun bukan berarti harus berlarut-larut juga dalam keputus asaan itu..
Nah, disaat begini nih, hal yang diperlukan ya berhenti sejenak. Ingat, hanya sejenak, tidak untuk selama-lamanya. Kita hanya butuh sejenak untuk menghirup oksigen sebanyak-banyaknya agar bisa kembali tegak menghadapi perjalanan hidup ini. Penuhi dada dengan keyakinan bahwa Allah itu punya sebuah surprise yang benar-benar surprise, yang lebih indah dan lebih perfect dari yang kita harapkan. Pokoknya yang tak sempat kita fikirkan. Namun Dia telah merancangnya khusus untuk kita. Khusus lho. percaya dech.. ^_^
Hmmmm,, kalau bicara soal permasalahan alias problem bin blem.. siapa sih yang ngak punya? Ngak ada yang ngak punya pastinyakan. Everyone in this world have it. Problem itu adalah suatu hal yang menjengkelkan. Yang sanggup membuat sisi keprofesionalitasmu lenyap, mencampur adukkan segala tanggungjawab bak gado-gado ditambah pecel.
Masalahnya sich bisa sederhana aja, yaaa sesederhana bom atom yang menghantam (eh?? gede donk) hehe. Ngak gede-gede amat tapi bikin hati keseleo bahkan retak jadi seribu. Or bisa juga lebih dari sekedar sempurna, yang jelas sebesar apapun ukurannya kalau yang namanya lagi punya masalah ya pasti bakalan ngegalau dan berkamuflase dibalik hujan atau bershower ria dikamar mandi. Hmmm, itu sih terserah yang ngejalani aja, asal bisa menenangkan hati ya ngak masalah, asal ngak berlama-lama.
Saran aku sih ada baiknya tenang aja, cukup berikan sedikit waktu dan semua akan baik-baik saja. Cobalah untuk belajar menghadapi segala blem-blem yang datang, dengan memasang benteng-benteng pertahanan di jiwa. Karena segala blem itu akan berada di titik finishnya, hanya butuh waktu, kesabaran, dan usaha dalam menghadapinya. Dan jangan pernah menyia-nyiakan air mata terhadap hal-hal yang tidak kekal itu. Air mata yang telah tercecer itu harus dimusnahkan, tanpa bekas, biar ngak ada yang tau. Karena semakin banyak yang tau, semakin banyak ia tercecer. Cukup bersabar, bersabar, dan bertawakal. Dan semua akan baik-baik saja…..
@secangkir_hujan
No comments:
Post a Comment