Kau dan Temperament Burukmu


Tanpa secuilpun kau biarkan tersisa,
dengan serakahnya kau dan temparament burukmu
acapkali menguras sungai disudut mataku.
Dan dengan angkuhnya kau bangun kepercayaan diri
“aku tak bersalah”. 

tak taukah kamu kalau aku yang tersudut
kian kau sudutkan ini selalu mengharapkan kehangatanmu?.
Namun mengapa kini seakan-akan
aku adalah penyakit menular
yang harus kau eliminasikan. 

Kau dan temparament burukmu
yang selalu memusuhi setiap langkahku,
membuat oksigen nyaris tak berani mendekatiku. 

Kau dan temperamment burukmu
yang membuat atmosfir kita menjadi semakin asing.
Menciptakan jarak kau-aku.

"Secangkir Hujan"

Razia

Derap langkah
tanpa salam
Wajah kelam
Masuk ruangan

Dengan hentakan
“Hari ini Razia”

Seluruh siswa
Gempar
Kaget
Benar benar
Hampir hilang kendali

Ternyata datang lagi razia itu
Tentang peraturan itu
Ah…
Benar benar
Badan jadi
temperatur tinggi

Tak salah
Badan tetap meriang
Apalagi salah
Bisa jantungan

Itulah razia
Suasananya tetap panas
Walaupun udaranya dingin

Badan dingin
Jadi panas
Badan panas
Jadi dingin
Hot and cold lah ceritanya…


Hujan

Hujan..
Kadang kala
Menggugurkan asaku padamu
Kadang kala
Menikam perisai ke ulu hatiku
Kadang kala
Menamparku dengan butirannya yang padu

Hujan..
Kadang kala
Tak memberi ruang dalam hidupku
Kadangkala
Mengoyak anganku padamu
Kadangkala
Meruntuhkan semangatku padamu
Kadang kala
Membuatku menangis pilu

Hujan…
Mengapa
Semua
Berlaku

Padaku ?



Berharap hujankan mengerti….


"Secangkir Hujan"

Entri yang Diunggulkan

Trio Pluviophile

Mungkin hujan mampu mengkamuflasekan air matamu, tapi hujan tidak akan pernah mengkamuflasekan tawa diwajahmu._Una JF. Mendung men...