Penyesalan

Hawa lembab ketika gerimis itu mulai gugur

Membuat detik demi detik mengembun 

terpercik kemana-mana

Sang waktu kian menguap

terbang

dibawa udara dingin

Sambil bernyanyi dengan suara bening 

bermuatan harumnya cahaya...


Secangkir Hujan, 2008

Sebuah Kenang oleh Sang Gerimis

Gerimis ini 
        Tak pernah manis
Gerimis ini 
        Semakin sadis
Gerimis ini 
        Masih menyisakan tangis
Gerimis ini 
        Takkan pernah habis
Gerimis ini 
        Membuat hati kian teriris
Dan Gerimis ini 
        Yang membuatku bengis

Secangkir Hujan, 16 Januari 2008



Sang gerimis. senior, murid pindahan. Sosok awut-awutan dengan seragam sekolah khas anak-anak genk. Baju dalaman hitam dengan topi  kerennya. Wajahnya bulat putih, cukup tanpan menurutku waktu itu. Tapi sayang, satu tim dengan senior-senior sangar. sering bermasalah dengan guru-guru, tapi lebih pendiam dan cuek ketimbang teman segenknya yang ganas dan doyan menganggu anak perempuan. Dan ya, ada yang beda dari rautnya. itu sering membuat ku penasaran. pembawaannya dingin, tapi tiap berpas-pasan selalu sopan dengan ku. Ada beberapa moment yang membuatku mengkhawatirkannya. Sampai akhirnya dia menghilang. entah kemana. Dan itu cukup membuatku kesal. why? entah. Semoga one day bisa berjumpa.



Senja

Pada semesta ku berkata
aku tidak akan pernah meminta langit berbagi senja
kerna senja dan langit adalah takdir semesta
licik dan egoku telah kuhempas sebisaku...
maka ijinkanlah aku menjadi pengagum senja
yang hanya menatap di singkat waktunya

Secangkir Hujan, 20 April 2021

Senja

Kutatap senja lekat
Jingganya menghangatkan luka
Begitu syadu dan nyaman di pelupuk
Semburatnya merayu dan mencumbu retina
Sejenak licikku pun berbisik
"ingin kurebut senja dari langit"

Namun langit tetaplah sang pemilik
Senja selalu datang dan langit akan membawanya pergi
Begitu terus berulang-ulang

Hingga egoku semakin berantakan
Dan rindu semakin tak tertahankan
Berharap langit adalah aku
dan senja adalah segalaku

Lalu semesta menamparku dengan keras
Karena picikku begitu dalam
Hingga aku pun tersadar
Berharap Senja terlalu sangat
Adalah hal mustahil yang pernah terlintas

Secangkir Hujan, 19 April 2021


Maafkanlah

 "Jembatan Penghubung Negeri Ilusi"

Kepada perempuan yang menanti sebuah kata "Ma'af"

Berhentilah, Hari sudah senja


Secangkir Hujan, 16 Januari 2022


Maling Hati Generasi Penerus

 

Kita adalah asing yang saling menyatu, 

lalu mencipta bising dengan ego masing-masing.

Menggenggam kotak pandora dihati masing-masing, 

enggan bersuara namun saling nyaring.  

Dan pada akhirnya kita hanyalah maling.

"Maling Hati Generasi Penerus"


Secangkir Hujan, 14 Januari 2022

Entri yang Diunggulkan

Trio Pluviophile

Mungkin hujan mampu mengkamuflasekan air matamu, tapi hujan tidak akan pernah mengkamuflasekan tawa diwajahmu._Una JF. Mendung men...