Diluar jangkauan

Perempuan itu berjalan cepat, mengimbangi gadis kecil didepannya. Beberapa hari membunuh penat dengan kebahagian kecil yang direngek rengekkan gadis kecil itu. Penat Langkah, kaki mulai bergetar hebat, namun ia tahan. Setidaknya dia juga dapat imbas dari kebahagian itu.

Sedikit lagi, setidaknya didepan ada kios yang akan meredakan haus begitu pikirnya. Tapi nihil, terlalu pagi untuk mengharapkan sebotol air dari kios dipinggiran. Rasanya ingin berhenti sejenak, tapi urung. 

Dia, perempuan itu melihatnya. Dengan cepat rindu merayap, ingin menyapa, dengan dalih apa saja terserah, pikirnya. Tapi urung, ia kembali mengajak gadis kecil itu berlari. Mari kita berteduh di gubuk ditengah sawah itu.


Kepada sebuah temu yang tak mungkin. Menatapmu memperparah ekspektasi.


Secangkir Hujan, 2022

No comments:

Entri yang Diunggulkan

Trio Pluviophile

Mungkin hujan mampu mengkamuflasekan air matamu, tapi hujan tidak akan pernah mengkamuflasekan tawa diwajahmu._Una JF. Mendung men...