Semua Telah Berakhir


Menunggu. 
Aku lelah dengan kata itu. 
Setiap detik yang ku tunggu membuatku sakit. 
Al, Acap kali kita meleleh dihantam mentari hanya demi menunggu, 
menunggu sesuatu yang dalam kenyataannya hanyalah kesia-siaan belaka.

Sekian lama kita telah terperangkap dalam penantian yang menjemukan ini. 
Dan aku masih berharap ini akan berakhir bahagia. 
Adakah kau demikian?? 

Al, Harapan semu kita yang kian menjatuhkan kita dalam kedukaan ini telah berakhir. 
Aku belum bisa mempercayainya. 
Sadarkan aku. 
Sadarkan lah!!
Katakan dengan lantang bahwa cerita ini telah tamat. 
Tamat dengan ending yang tidak jelas. 
Agar aku tidak semakin larut dalam penantian semu ini lagi. 
Aku mohon.

Al, kini kau dan aku tidak akan pernah saling menunggu lagi. 
Dan tidak akan ada lagi rasa sakit atau kesal saat menunggu. 
Tidak akan ada lagi bumbu-bumbu cemburu atau kecewa yang mewarnai hari kita. 
Sekarang kita telah terbebas dari kungkung penantian yang menjemukan dan melelahkan ini. 
Adakah ini membahagiakan kita?? 
Kau atau aku?? 
Kebebasan itu??


"Secangkir Hujan"

Entri yang Diunggulkan

Trio Pluviophile

Mungkin hujan mampu mengkamuflasekan air matamu, tapi hujan tidak akan pernah mengkamuflasekan tawa diwajahmu._Una JF. Mendung men...