Padang sahara tak pernah sejuk,
selalu gelisah dengan tumpukan debu
selalu gelisah dengan tumpukan debu
Tapi sepi di sini, diantara sekian banyak
rerumput lebih membuatku takut
Lenggang belalang terbang mengejut,
nyaliku
semakin menciut
Tak ada tawa
Hanya senyum kecut
Saat semua menghilang dari pandangan, aku sendirian.
Ketakutan dalam cemas yang berkepanjangan
Kesedihan yang tak terelakkan
Banyak sunyi yang merejam hati tertafsirkan dalam keangkuhan
Tak ada yang
mampu mengerti, hanya bisa mencerca dan
memaki
Kutancapkan pandangan pada sudut danau,
tak ada guna air mata
itu terluapkan....
"Secangkir Hujan"
No comments:
Post a Comment